Ebisnis

Semester lalu saya mengambil kuliah tentang elekronik bisnis. Tugas akhir dari kuliah tersebut adalah membuat sebuah business plan. Sebuah tantangan yang menarik bagi saya.

Awalnya banyak ide dikepala saya yang menurut saya bisa dikerjakan. Tapi setelah mencoba menjadikannya business plan, banyak masalah terjadi. Hampir semua ide saya mengharuskan memiliki banyak item diawal sehingga penulisan perkiraan biaya nya sangat panjang, padahal waktu saya sangat terbatas.

Karena bingung, saya pun bertanya dengan adek saya. Setalah rentetan ide yang juga susah dibuat, tiba tiba dia menyeletuk tentang perawatan kuku. Setelah sejenak berpikir, saya mencoba mencari informasi tentang perawatan kuku. Sejalan dengan pencarian tersebut, saya melihat banyak nail art terpampang di website yang saya masuki. Ide menarik nih! Terlihat feminim sih, tetapi kalau bisa jadi bisnis, kenapa tidak.

Setelah pendalaman yang serius di google (sok banget), akhirnya saya mencoba membuat business plan nya. Mulai dari mencari tempat pelatihan nail art, mencari lokasi basecamp, sampai perlengkapan yang dibutuhkan (kutek dkk). Inilah hasilnya:

Capture

Sebuah pelayanan perawatan kuku yang dapat dipanggil kerumah (saingan sama gojek kali). Penggunaan kuteknya pun halal (sok promosi). Hal yang lucu adalah karena sejak saat itu, ketika saya buka semua website yang ada slot iklan, muncul iklan iklan tentang perawatan kuku, ini conothnya

Capture2

Cache dari saya browsing di bukalapak dkk masih tersimpan sehingga akan keluar di browser secara otomatis. Cara menghilangkannya sih mudah. Tinggal hapus cache nya atau kalau mau terlihat agak keren, browsing aja lagi di situs ecommerce tentang hal hal lain. Contoh nya sih karena kemarin cari mouse, yang muncul sekarang adalah seperti ini

Capture3

Terlepas dari hal hal ga penting diatas, kuliah e bisnis sangat menarik. Kuliahnya diajar oleh Pak Albarda. Beliau seorang penggiat bisnis juga sehingga banyak share tentang bisnis dan masalah masalahnya. Jika ingin mengambil kuliah ini, saya sarankan jangan ambil bersamaan dengan CIO. Hal ini dikarenakan ketika bersama mereka, contoh contoh yang diambil hampir semuanya dari kementrian. Tidak terlalu bermasalah sih, hanya saja agak terkotak.

Ok sekian tulisan saya. Semoga bermanfaat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s