Kiriman dari Kelud (1)

Jam menunjukkan pukul 11 malam ketika saya masih berkutat dengan game dan menonton tv. Kamis malam yang tenang pun berubah ketika tiba tiba terdengar dentuman yang cukup keras tapi terasa cukup jauh. Satu dentuman ku abaikan, tapi beberapa menit kemudian terdengar dentuman kedua. Dentuman yang terdengar seperti meriam yang ditembakkan tetapi saat itu saya berpikir bahwa mungkin ada maling. Saya pun berjalan ke garasi. Disana terlihat semua kucing gelisah. “Pintu terkunci,” begitu pikirku. Setelah itu saya pun naik ketempat jemuran. Disana saya mengecek apa yang terjadi. Nihil itu yang didapat. Saya pun kembali bermain hingga pukul 12 malam.

Subuh saat itu ketika saya merasa ada yang ganjil dengan jalanan. Ada semacam pasir putih yang menutupi jalanan. Bukan itu saja, bagaikan salju pasir tersebut turun dari langit.

IMG-20140214-WA0018
Suasana depan rumah

Berikut perbandingan sebelum dan setelah adanya hujan abu

Sebelum
Sebelum
Setelah kena abu

Berikut penampakan di jalan yang di abadikan oleh bapak

IMG-20140214-WA0003 IMG-20140214-WA0006 IMG-20140214-WA0012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s